Friday, August 29, 2008

Tips-tips Ujian Masuk Deplu

Sebelum masuk Deplu tentunya harus diputuskan dan dipikir masak-masak apakah siap menjadi seorang diplomat dengan segala risikonya. Belum berhenti keheranan saya menyaksikan kawan2 seangkatan di Sekdilu yang pernah merasakan gaji besar di tempat kerja lain ternyata merelakan diri menjadi PNS yang gajinya hanya sekitar 1,4 juta sebulan. Jadi pikirkanlah baik-baik. Hidup memang pilihan. Tetapi salah memilih akan menjadi penyesalan.

Beberapa hari ini handphone dan emailku kebanjiran pertanyaan seputar tes-tes Deplu. Tentunya tidak keberatan aku menjawab satu persatu. Meskipun apa yang aku share bukanlah sesuatu yang mutlak benar, aku berharap semoga bisa menjadi kebaikan bagi kita.

Paling tidak ada 3 tes secara garis besar. Tes pertama adalah tes tulis. Ini mungkin adalah tes yang paling menegangkan. Betapa tidak. Di angkatanku hanya 1.100 dari 14.000 yang lolos, atau dengan kata lain 1 banding 14. Tesnya tidak sulit2 amat karena sering kita jumpai di berita sehari-hari. Yang perlu dipersiapkan dalam tes ini tentunya adalah faktor mental. Bayangkan gedung PRJ yang besar itu penuh dengan lautan manusia segitu banyak. Untuk itu, aku menyarankan agar peserta tes dapat datang lebih awal agar tidak kebingungan menghadapi antrian masuk yang begitu panjang.

Jika tidak ada perubahan, soal akan terdiri dari pilihan ganda, esai pendek, dan esai panjang. Pilihan ganda terdiri dari sekitar 30 soal, esai pendek 10 soal, dan esai panjang 5 soal. Soal bervariasi meliputi berita-berita internasional yang sedang hangat, organisasi internasional, sejarah Indonesia, dan lain-lain. Pada soal esai panjang biasanya ada 2 atau 3 yang harus dijawab dengan bahasa Inggris.
Tips-tips yang mungkin bisa dilakukan :
1. Banyaklah baca situs Deplu
2. Banyaklah baca, lihat, dan dengarkan berita-berita internasional yang populer
3. Hafalkan sejarah Indonesia, termasuk sejarah diplomasi
4. Jangan terlalu terburu2 keluar dari ruang ujian. Kebanyakan peserta segera meninggalkan ruangan meskipun waktu ujian masih banyak. Manfaatkan waktu dengan baik. Jangan putus asa tidak bisa mengerjakan.
5. Pada jawaban esai panjang usahakan jawaban yang rinci, tetapi efektif, tidak bertele-tele.
6. Sebisa mungkin (ini aku juga gak bisa) menulislah dengan baik. Karena evaluator ujian adalah tim Deplu yang tentunya masing-masing individu memiliki selera berbeda terkait tulisan.

Biasanya 1 bulan setelah itu akan diumumkan hasilnya. Peserta akan dites sesuai bahasa yang dipilih. Masing-masing peserta hanya mengikuti satu tes bahasa. Jika ada 2 pilihan bahasa atau lebih, maka panitialah yang berhak memutuskan bahasa mana yang akan dites. Jadi seharusnya pada saat pendaftaran, peserta hanya mencantumkan bahasa yang benar2 dikuasai. Untuk bahasa Inggris, tesnya adalah TOEFL. Untuk itu setelah lulus dari tes pertama, sebaiknya peserta yang berbahasa Inggris terus mengasah kemampuan TOEFLnya. Untuk bahasa-bahasa lain akan dilakukan tes tulis. Jika tidak ada perubahan, tidak ada tes oral/interview.

Tes tahap ketiga/terakhir adalah tes yang komprehensif selama sekitar seminggu yang terdiri dari tes tulis psikologi, tes wawancara psikologi, wawancara substantif, dan tes penguasaan IT. Waktu angkatanku ada 370 peserta yang sampai pada tahap ini.

Tes tulis psikologi berlangsung sekitar 8 jam. Tips2nya aku sendiri juga gak tau. Jalanin aja dengan kondisi fisik dan mental prima. Tes wawancara psikologi juga aku jalanin aja. Gak ada tips spesial. Biasanya berlangsung maksimal setengah jam. Paling-paling bersikap jujur ajalah, gak usah dibuat-buat. Dulu pun waktu wawancara, aku jawab bahwa aku ikut tes Deplu karena iseng, eh...ternyata malah diterima. Jadi, bersikap wajar-wajar aja.

Tes substantif berupa wawancara panel mengenai penguasaan kita tentang isu-isu hubungan internasional. Masing-masing panel terdiri dari 3 penguji yang levelnya minimal eselon 2 di Deplu. Juga ada mantan2 Dubes serta penguji tamu, seperti para akademisi, untuk menunjukkan bahwa tes ini benar2 bebas dari KKN. Pertanyaan yang diajukan bermacam-macam, bahasa yang digunakan pun bermacam-macam, bisa bahasa Indonesia, Inggris, atau lainnya, tergantung pilihan bahasa dan minat penguji. Pada intinya pertanyaan terkait dengan politik luar negeri RI. Tips yang dapat dilakukan tentunya bersikap percaya diri, tetapi tetap mengedepankan sikap sopan dan santun.

Tes penguasaan IT berupa tes tulis terkait masalah komputer, internet, dan varian-variannya. Tips-nya download aja materi-materi tentang ilmu komputer di internet.

Pada waktu tes Deplu, selalu ada selentingan bahwa ada jatah bagi anak pejabat atau orang Deplu dalam tes ini. Dulu mungkin. Tapi sekarang TIDAK ADA hal-hal seperti itu. Di antara 102 peserta yang lulus di angkatanku, hanya 7 orang anaknya orang Deplu. Itupun mereka memang memenuhi sayarat dan layak diterima. Beberapa di antaranya juga pernah dua kali tiga kali gagal tes. Beberapa di antaranya juga bukan anak Dubes, hanya anak staf saja di Deplu. Jadi, tes Deplu adalah BERSIH.

Jangan lupa bahwa segala yang terjadi pada diri kita adalah karena kehendak Allah swt. Hanya dari Allah-lah kita mendapat kekuatan dan petunjuk.
Niatkanlah masuk Deplu untuk mengabdi pada rakyat, bangsa, dan negara. Jadikanlah bekerja di Deplu untuk kebaikan, kejujuran, dan kebenaran.

Selamat mencoba.

Awidya Santikajaya, 081 555 624 724, awid_ekonom@yahoo.com